Bagi Rusman( 2012), pendidikan tematik ialah wujud pendidikan terpadu yang mempunyai 10 model, ialah fragmented( penggalan), connected( keterhubungan), nested( sarang), sequenced( pengurutan), shared( irisan), webbed( jaring laba- laba), threaded( bergalur), integrated( terpadu), immersed( terbenam), serta networked( jaringan kerja). Ada pula uraian dari 10 model pendidikan tematik tersebut merupakan bagaikan berikut:

a. Fragmented( Penggalan)

Model Fragmented merupakan model pendidikan konvensional yang terpisah secara mata pelajaran. Perihal ini dipelajari siswa tanpa menghubungkan kebermaknaan serta keterkaitan antara satu pelajaran dengan pelajaran yang lain. Tiap mata pelajaran dianjurkan oleh guru yang berbeda serta bisa jadi pula ruang yang berbeda. Tiap mata pelajaran mempunyai ranahnya tertentu serta tidak terdapat usaha buat mempersatukannya.

b. Connected( Keterhubungan)

Model Connected merupakan model pendidikan terpadu yang secara terencana diusahakan buat menghubungkan satu konsep dengan konsep yang lain, satu topik dengan topik yang lain, satu keahlian dengan keahlian yang lain, tugas yang dicoba dalam satu hari dengan tugas yang dicoba pada hari selanjutnya, apalagi ide- ide yang dipelajari pada satu semester selanjutnya dalam satu bidang riset.

c. Nested( Sarang)

Model Nested merupakan model pendidikan terpadu yang sasaran utamanya merupakan modul pelajaran yang berhubungan dengan keahlian berfikir serta keahlian mengorganisasi. Maksudnya memadukan aspek kognitif, afektif serta psikomotorik dan memadukan keahlian proses, perilaku serta komunikasi. Model ini masih memfokuskan keterpaduan sebagian aspek pada satu mata pelajaran saja. Namun modul pelajaran masih ditempatkan pada prioritas utama yang setelah itu dilengkapi dengan aspek keahlian lain.

d. Sequenced( Pengurutan)

Model Sequenced merupakan model pendidikan yang topik ataupun unit yang disusun kembali serta diurutkan sehingga bersamaan pembahasannya satu dengan yang yang lain. Misalnya 2 mata pelajaran yang berhubungan diurutkan sehingga modul pelajaran dari keduanya bisa dianjurkan secara paralel. Dengan menyusunkan urutan topik- topik yang dianjurkan, masing- masing aktivitas hendak bisa silih mengutamakan sebab masing- masing subyek silih menunjang kunci jawaban tematik .

e. Shared( Irisan)

Model shared merupakan model pendidikan terpadu yang ialah gabungan ataupun keterpaduan antara 2 mata pelajaran yang silih memenuhi serta di dalam perencanaan ataupun pengajarannya menghasilkan satu fokus pada konsep, keahlian dan perilaku. Penggabungan antara konsep pelajaran, keahlian serta perilaku yang silih berhubungan satu dengan yang yang lain dipayungi dalam satu tema.

f. Webbed( Jaring Laba- laba)

Model webbed merupakan model pendidikan terpadu yang memakai pendekatan tematik. Pendekatan ini pengembangannya diawali dengan memastikan tema tertentu. Sehabis tema disepakati, hingga dibesarkan jadi sub tema dengan memperlihatkan keterkaitan dengan bidang riset lain. Sehabis itu dibesarkan bermacam kegiatan pendidikan yang menunjang.

gram. Threaded( Bergalur)

Model Threaded merupakan model pendidikan yang memfokuskan pada meta kurikulum yang mengambil alih ataupun yang berpotongan dengan inti subyek modul. Misalnya buat melatih keahlian berfikir( problem solving) dari sebagian mata pelajaran dicari bagian modul yang ialah bagian dari problem solving. Keahlian yang digunakan dalam model ini disesuaikan pula dengan pertumbuhan umur siswa sehingga tidak tumpang tindih.

h. Integrated( Keterpaduan)

Konsep dari sebagian mata pelajaran, berikutnya berhubungan dalam satu tema buat memayungi sebagian mata pelajaran, dalam satu paket pendidikan berjudul. Keunggulan model ini merupakan siswa merasa bahagia dengan terdapatnya keterkaitan serta ikatan timbal balik antar bermacam disiplin ilmu, memperluas pengetahuan serta apresiasi guru, bila bisa diterapkan dengan baik hingga bisa dijadikan model pendidikan yang sempurna di area sekolah integrated day.

i. Immersed( Terbenam)

Model immersed merupakan model pendidikan yang mengaitkan sebagian mata pelajaran dalam satu proyek. Misalnya seseorang mahasiswa yang memperdalam ilmu medis hingga tidak hanya Hayati, Kimia, Pc, pula wajib menekuni fisika serta tiap mata pelajaran tersebut terdapat kesatuannya. Model ini bisa pula diterapkan pada siswa SD, SMP, ataupun SMA dalam wujud proyek di akhir semester.

j. Networked( Jaringan Kerja)

Model networked merupakan model pendidikan berbentuk kerjasama antara siswa dengan seseorang pakar dalam mencari informasi, penjelasan, ataupun yang lain sehubungan dengan mata pelajaran yang disukainya ataupun yang diminatinya sehingga siswa secara tidak langsung mencari ketahui dari bermacam sumber. Sumber bisa berbentuk novel teks, internet, saluran radio, Televisi, ataupun sahabat, kakak, orangtua ataupun guru yang dikira pakar olehnya. Siswa memperluas pengetahuan belajarnya sendiri maksudnya siswa termotivasi belajar sebab rasa mau tahunnya yang besar dalam dirinya.