Memandang sampah yang berantakan pasti membuat kita merasa tidak aman, solusinya merupakan membuang sampah ke tempat sampah. Tetapi jangan sembarangan membuang sampah. Secara langsung Indonesia mempunyai sistem pengolahan sampah yang baik, membedakan tempat sampah bersumber pada rupanya.

Tempat sampah tersebut berperan buat memisahkan tipe sampah organik, non organik, B3, serta kertas. yang kerap kita amati umumnya terdapat 4 corak tong sampah hijau, kuning, merah serta biru tong sampah fiber 50 liter .

Tong sampah corak hijau tempat sampah organik sampah inilah yang dijadikan bahan pupuk kompos semacam daun- daunan, sisa sayur- mayur, dll. Terdapatnya tempat ini bisa memesatkan pembuatan kompos sebab telah dipisahkan dengan anorganik ataupun B3.

Tong sampah corak kuning tempat sampah non organik, semacam plastik sisa, gelas sisa air mineral kemasan tipe plastik dll. Dengan terdapatnya tempat sampah ini bisa memudahkan pemanfaatannya bagaikan kerajinan daur ulang ataupun didaur ulang di pabrik.

Tong sampah corak merah B3( Bahan Beresiko serta Beracun), semacam sampah beling, kaca gelas beling, sisa detergen, obat nyamuk dll. Dengan terdapatnya tempat sampah ini supaya tidak membahayakan untuk orang lain.

Tong sampah corak biru spesial kertas. Dengan bertuliskan kertas pada tempat sampahnya. Salah satu khasiatnya merupakan buat memudahkan proses daur ulang buat kerajinan tangan tong sampah organik anorganik 50 liter .

Inilah guna tong sampah beda- beda corak buat buat kita dapat memilah- milah cocok yang dapat kita daur ulang lagi ataupun tidak dapat.